Kesehatan Mata Dapat Menunjukkan Kesehatan Otak

Posted by

Bercanda bahwa “mata adalah cermin bagi hati Anda,” tetapi kata mereka mungkin perlu diubah menjadi “mata adalah cermin bagi kesehatan Anda.” Kesehatan mata mendapat lebih banyak perhatian; setelah penelitian terbaru menunjukkan masalah kesehatan parah lainnya ditemukan melalui pemeriksaan mata rutin. Tren ini terus berlanjut, ketika sebuah penelitian AS baru-baru ini mengusulkan bahwa penapisan untuk retinopati berfungsi sebagai indikator untuk kesehatan otak. Data dari penelitian menunjukkan bahwa wanita berusia 65 dan lebih dengan tanda-tanda retinopati, lebih cenderung menunjukkan regresi kognitif otak. Ujian memberikan Menjaga Layar Komputer Agar Tidak Merusak Mata cahaya untuk masalah penuaan, seperti demensia. Hubungan dan kaitan ini memperkuat pentingnya kesehatan mata dan ujian komprehensif rutin.

Temuan lengkap, ditemukan dalam Neurology Maret 2012, menggambarkan bahwa tes mata tanpa komplikasi dapat menyelidiki tanda-tanda awal pada retinopati. Akibatnya, memungkinkan diagnosis dan perawatan lebih dini pada akhirnya memperlambat proses atau menghentikan penyakit secara bersamaan. Selain itu, informasi ini memberikan wawasan tentang diagnosis dan pengobatan dini untuk mengurangi degenerasi kognitif menjadi demensia.

Retinopati adalah penyakit mata, mengakibatkan pembuluh darah mengumpul di retina di belakang mata. Retina adalah lapisan halus jaringan peka cahaya di sepanjang bagian belakang mata. Sinar cahaya difokuskan ke retina, di mana mereka dikomunikasikan ke otak dan diterjemahkan sebagai gambar yang terlihat.

Studi ini berfokus pada lebih dari 500 wanita selama hampir sepuluh tahun. Secara umum, hasil menunjukkan:

Peningkatan peserta mengembangkan retinopati, dan rata-rata skor mereka pada tes kognisi lebih buruk daripada wanita yang tidak mengembangkan penyakit mata.

Scan otak diilustrasikan, para wanita dengan retinopati memiliki lebih banyak kerusakan pada pembuluh darah otak mereka, dengan 47% memiliki lebih banyak lesi iskemik atau lubang dalam struktur pembuluh darah keseluruhan, dan 68% di lobus parietal.

Wanita dengan retinopati menunjukkan lebih banyak penebalan trek materi putih yang mengirimkan sinyal di otak.
Hubungan antara fungsi otak dan retinopati menunjukkan hubungan yang sangat penting untuk ditemukan sejak dini untuk mengurangi banyak efek samping dari regresi kognitif terhadap demensia. Penyebab retinopati biasanya adalah tekanan darah tinggi dan diabetes tipe II. Perubahan gaya hidup awal mungkin dapat memperlambat klinik mata jakarta proses memberi wawasan tentang kemungkinan penyembuhan penyakit. Penelitian ini juga dapat dimanipulasi untuk mengembangkan intervensi obat untuk penyakit mencuri pikiran sejak dini ketika mereka memiliki kesempatan yang lebih baik untuk bekerja dengan baik.

Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi peran skrining retina pada individu yang berisiko mengalami gangguan kognitif atau demensia.

Pelajaran yang paling penting adalah untuk mengingat bahwa semua aspek kesehatan seseorang bekerja bersama. Ingat betapa pentingnya kesehatan mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *